Saat ini banyak orang yang menderita diabetes, dimana penyakit ini memang tidak mengenal usia. Diabetes merupakan penyakit yang terjadi ketika kadar gula dalam darah meningkat atau diatas normal.
Pengobatan penyakit diabetes ini dapat dilakukan dengan meminum obat,

menerapkan pola hidup yang sehat dan bisa juga diterapi dengan melakukan senam diabetes. Mungkin bagi sebagian orang senam
yang satu ini masih terdengar asing. Nah untuk mengetahui apa itu definisi senam diabetes dan apa saja gerakannya, silahkan simak ulasan lebih lanjut dibawah ini.

Baca Juga : Lakukan Senam Ini Untuk Menambah Tinggi Badan

Definisi dan gerakan senam diabetes
Secara pengertian, senam diabetes ini dapat diartikan sebagai senam energik yang tidak begitu menghentak seperti halnya senam skj namun juga tidak memiliki gerakan low impact yang diciptakan oleh tim ahli diantaranya dokter spesialis rehabilitasi medis, penyakit dalam, olahraga kesehatan, ahli gizi dan sanggar senam. Senam diabetes ini dilakukan dengan rutin yaitu 3 hingga 4 kali seminggu.

Manfaat senam diabetes ini dapat dirasakan oleh penderita diabetes atau pun bagi mereka yang tidak menderita penyakit diabetes. Manfaat pertama senam diabetes adalah untuk mengontrol gula darah dalam tubuh. Disisi lain dengan melakukan senam diabetes ini juga dapat menghambat dan
memperbaiki factor resiko penyakit kardiovaskular diantaranya: penyakit pembuluh darah perifer, jantung koroner, dan stroke. Penyakit ini memang banyak diderita oleh penderita diabetes miletus.

Manfaat yang ketiga yang didapat dengan melakukan senam diabetes adalah dapat mengontrol dan menurunkan berat badan.
Selain manfaat senam diabetes diatas, juga masih terdapat manfaat lainnya. Dimana dengan melakukan senam diabetes tentunya akan mengurangi kebutuhan pemakaian obat oral ataupun insulin. Selain itu
secara psikologis, penderita diabetes akan mampu meningkatkan kesegaran jasmani.

Hal itu dikarenakan senam diabetes dapat memperbaiki sistem kardiovaskular, sistem respirasi, pengontrolan gula darah, meningkatkan rasa senang dan percaya diri. Sedangkan bagi orang yang belum menderita
penyakit diabetes, atau yang memiliki riwayat diabetes dikeluarganya akan mampu mencegah penyakit ini agar tidak menderitanya.

Gerakan senam diabetes ini diawali dengan melakukan pemanasan yaitu dengan mengangkat kedua tangan ke atas selurus bahu. Dimana kedua tangan ini bertautan. Gerakan ini dilakukan dengan bergantian dengan posisi kedua tangan didepan tubuh. Selanjutnya masih gerakan pemanasan yang dilakukan dengan posisi berdiri ditempat. Gerakan ini masih dengan mengangkat kedua tangan kedepan tubuh hingga lurus bahu, lalu gerakan kedua jari tangan layaknya gerakan meremas. Kemudian buka lebar secara bergantian, namun tangan diangkat kekanan kekiri tubuh hingga lurus bahu.

Memasuki gerakan inti yang terdiri dari dua bagian diantaranya adalah dengan berdiri tegap. Kaki kanan maju selangkah ke depan. Kemudian tangan kanan diangkat kekanan tubuh selurus bahu, sedangkan tangan kiri ditekuk hingga telapak tangan mendekati dada. Gerakan ini dilakukan secara bergantian.

Selanjutnya, setelah gerakan tersebut lakukan gerakan inti kedua, dimana tubuh berdiri tegap dengan kaki kanan diangkat hingga paha dan betis membentuk sudut 90 derajat. Kemudian tangan kanan diangkat kekanan tubuh selurus bahu, dan tangan kiri ditekuk hingga telapak tangan mendekati dada.gerakan inti yang satu ini juga dilakukan secara bergantian.

Setelah melakukan gerakan pemanasan dan gerakan inti, selanjutnya adalah melakukan gerakan pendinginan. Gerakan ini dilakukan dengan kaki kanan agak menekuk sedangkan kaki kiri lurus. Posisi tangan kiri lurus ke depan selurus bahu, sedangkan tangan kanan ditekuk ke dalam. Lakukan gerakan ini secara bergantian sebelum melakukan gerakan pendinginan tahap kedua. Setelah pendinginan tahap pertama selesai, dapat dilanjutkan dengan melakukan gerakan pendinginan kedua, yaitu dengan memposisikan kaki membentuk huruf V secara terbalik. Selanjutnya kedua tangan direntangkan keatas membentuk huruf V.
Deskripsi: senam diabetes merupakan senam yang dikhususkan bagi penderita diabetes namun juga bisa dilakukan oleh non penderita dengan memiliki banyak manfaat yang didapatkan.

By Pakdhul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *