Bisnis makanan sepertinya masih akan merajai di kanca bisnis Indonesia. Bisnis makanan dianggap sebagai bisnis yang paling menguntungkan karena bisnis ini pasti akan selalu dibutuhkan. Semua orang butuh makan dan tentunya makanan yang baru dan murah akan menjadi pilihan. Banyak orang akan lebih memilih makan di tempat yang murah namun enak ketimbang menghabiskan banyak uang di tempat yang sangat mahal.

Kita sendiri tahu bahwa Angkringan sangat dikenal di Yogyakarta dan Solo. Namun sekarang ini angkringan sudah mulai banyak ditemukan di kota-kota lainnya. Permintaan akan angkringan yang sangat besar membuat pertumbuhan angkringan ini memang sangat pesat. Angkringan disukai karena pilihan makanan yang beragam dan harga yang sangat murah.

Peluang bisnis angkringan saat ini sangat terbuka bagi Anda yang memang ingin mengembangkan bisnis ini di kota besar seperti Jakarta. Tidak semua orang mempunyai uang banyak untuk membeli makanan. Banyak orang yang lebih suka makanan murah meriah. Selain itu angkringan juga digunakan sebagai tempat nongkrong yang memungkinkan orang berkomunikasi satu sama lainnya.

  • Bisnis Kemitraan Angkringan

Anda tentu saja enggan memulai bisnis dari awal lagi. Anda sebaiknya memang memilih strategi kemitraan yang saat ini banyak ditawarkan kepada Anda. Saat ini telah banyak yang menawarkan kemitraan angkringan. Bisnis angkringan ini membutuhkan modal yang kecil namun Anda akan mendapatkan keuntungan besar. Anda tidak perlu ragu memulai bisnis ini.

Berapa uang yang Anda butuhkan ketika ingin membangun bisnis angkringan ini? Anda yang mempunyai modal 6.5 juta rupiah saja sudah bisa memulai bisnis angkringan. Dengan uang 6.5 juta rupiah saja Anda telah mendapatkan paket gerobak dan juga promosi. Anda juga akan mendapatkan training pegawai selama 3 hari secara gratis. Dan yang lebih menggiurkan lagi, Anda tidak perlu membayar fee atau royalti. Ini tentu akan membuat Anda lebih untung.

Dengan uang 6,5 juta rupiah saja, Anda juga telah mendapatkan gerobak, seragam karyawan, panduan manual layanan dan produksi, peralatan di gerobak, paket promosi, resep dan beberapa hal lainnya. Angkringan ini juga menawarkan menu yang sangat beragam.

  • Omset Usaha Angkringan

Banyak orang mengira kalau usaha angkringan ini hanya beromset kecil. Sebenarnya terlihat seperti itu karena semua makanan yang ditawarkan berkisar Rp 2000 sampai Rp 2500 saja. Namun ternyata setidaknya dalam sehari Anda bisa mendapatkan keuntungan kurang lebih kisaran 1 juta rupiah. Tentu Anda bisa balik modal kurang dari 30 hari.

Biaya Investasi Usaha Angkringan

Gerobak Angkringan + Tikar + Kursi + Meja + Terpal Rp 2.000.000
Gelas biasa 2 lusin Rp 40.000
Sendok 2 lusin Rp 30.000
Teko plastik ukuran besar 2 pcs Rp 20.000
Termos Es Rp 40.000
Garpu 6 pcs Rp 10.000
Nampan 4 buah Rp 18.000
Tempat sendok Rp 5.000
Tempat nasi Rp 20.000
Ember ukuran sedang 2 buah Rp 20.000
Tempat sampah bahan plastik 3 buah Rp 15.000
Total biaya investasi usaha Rp 2.218.000

Biaya Operasional per-hari

Gas LPG 3 kg Rp 22.000 : 3 = Rp 7.400
Arang Rp. 25.000 : 5 hari = Rp 5.000
Susu 3 kaleng = Rp 26.000
Gula 2 kilogram = Rp 23.000
Kopi 1 kilogram = Rp 15.000
Jahe 1,5 kilogram = Rp 12.000
Es batu = Rp 3.000
Jeruk 1,5 kilogram = Rp 5.000
Teh 5 bungkus = Rp 8.000
Cabe merah keriting campur= Rp 8.000
Bawang merah ¼ kilogram = Rp 6.000
Bawang putih ¼ kilogram = Rp 4.000
Beras 3 kilogram = Rp 27.000
Tomat = Rp 4.000
Kunyit = Rp 2.000
Ketumbar = Rp 3.000
Kemiri = Rp 3.000
Kecap 7 pcs = Rp 3.000
Leher ayam 1 kilogram = Rp 14.000
Ikan teri 1,5 kilogram = Rp 6.000
Sayap ayam 1 kilogram = Rp 14.000
Telor Puyuh 1,5 kilogram = Rp 13.000
Jeroan Ayam = Rp 9.000
Telor 1,5 kilogram = Rp 9.000
Gula merah = Rp 5.000
Tempe = Rp 17.000
Tahu = Rp 11.000
Tape = Rp 5.000
Terigu 1 kilogram = Rp 8.000
Tepung Beras 1,5 kg = Rp 6.000
Total Biaya Modal Kerja Rp 281.400 per hari.
Maka biaya per bulan Rp 281.400 x 30 hari = Rp 8.442.000

Daftar Menu Makanan Angkringan

Nasi Orek Tempe = Rp 1.500
Nasi Sambal Teri = Rp 1.500
Ceker Ayam Bacem = Rp 1.500
Tahu/Tempe Bacam = Rp 1.000
Sayap Ayam Bacem = Rp 3.000
Sate Telor Puyuh = Rp 2.000
Sate Jeroan Ayam = Rp 1.500
Tape/Bakwan Goreng = Rp 1.000
Tahu/Tempe Goreng = Rp 1.000
Rokok = Rp 1000 / batang

Daftar Menu Minuman Angkringan

Susu Jahe hangat = Rp 3.000
Es Susu jahe= Rp 4.000
Teh hangat = Rp 2.000
Es jeruk = Rp 3.000
Es teh = Rp 3.000
Jeruk Hangat = Rp 3.000
Wedang Jahe = Rp 3.000
Kopi = Rp 2.500
Susu hangat = Rp 3.000
Es Susu = Rp 3.500

Jika diasumsikan dalam satu hari ada 100 orang konsumen yang membeli makanan berarti:
100 x Rp 1500 (rata-rata harga makanan) x 30 hari = Rp 4.500.000.
Selanjutnya 100 orang konsumen membeli menu minuman berarti:
100 x Rp 3.000 (rata-rata harga minuman) x 30 = Rp 9.000.000.
Omset per-bulan sebesar Rp 13.500.000.
Keuntungan bersih dari usaha warung angkringan: Rp 13.500.000 – Rp 8.442.000 = Rp 5.058.000 /Bulan.
Keuntungan Bulan pertama – Moda awal perlengkapan = Rp 5.058.000 – Rp 2.218.000 = Rp 2.840.000 (BEP 1 Bulan)
Keuntungan bersih pada bulan pertama adalah Rp 2.840.000. Jika konsisten, maka pendapatan Anda di bulan berikutnya adalah Rp 5.058.000.

*Perlu dicatat bahwa estimasi biaya perlengkapan/bahan baku mungkin berbeda di tempat Anda dan bisa berubah tiap waktu, maka dari itu lakukan perhitungan kembali dengan cermat.

Nah, demikianlah ulasan singkat mengenai Peluang Menjanjikan Menjalankan Bisnis “Angkringan Nasi Kucing” yang bisa di sampaikan kali ini. Bagaimana, Anda tertarik untuk menjalankan bisnis angkringan nasi kucing tersebut? Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!

By Pakdhul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *